Rabu, 24 Oktober 2012

tak fokus scudetto!


Massimo Moratti - Inter
Getty Images



Massimo Moratti menegaskan FC Internazionale tidak membidik gelar juara Serie A Italia, meski saat ini mereka memiliki peluang untuk menggaetnya.

Seperti yang diketahui, skuat Andrea Stramaccioni tampil impresif dalam beberapa laga terakhir sehingga saat ini I Nerazzurri berada di posisi ke-empat, tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen sementara, Juventus.

"Saya menyukai semangat ini, target kami bukanlah memenangkan Serie A, tetapi meraih hasil terbaik yang kami bisa di musim ini," ujarnya kepada wartawan.

"Saya senang karena kami bermain dengan baik. Saya pikir Stramaccioni adalah pelatih kepala yang bagus dan dia sedang menjalankan tugasnya dengan baik."

Selain itu, Moratti juga mengomentari Wesley Sneijder yang masih berkutat dengan cedera. Dan pemain asal Belanda tersebut tampaknya akan kesulitan menembus skuat utama mengingat rekan-rekannya dalam performa terbaik dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, Moratti yakin Sneijder akan selalu mendapatkan tempat di Inter.

"Dalam tim ini ada ruang untuk pemain juara seperti dia. Saya yakin dia akan menemukan posisinya di skuat Stramaccioni," pungkasnya.!

Sabtu, 13 Oktober 2012

Gigi Buffon : kami takut kepada inter!


Gigi Buffon - Juventus
AFP


Sempat mengalami periode jelek di awal musim, FC Internazionale pelan-pelan bangkit dan merangkak naik ke papan atas tabel Serie A.Berkat kemenangan berurutan di tiga partai terkini, terakhir mengalahkan AC Milan 1-0 diderby della Madonnina, laskar Andrea Stramaccioni mengamankan posisi di zona tiga besar, mengoleksi poin sama dengan Lazio dan hanya terpaut empat angka dari pucuk klasemen milik Juventus dan Napoli.
Menilik kemajuan Il Biscione, Gianluigi Buffon, kiper sekaligus kapten Juve, mengakui mereka bisa menjadi salah satu penantang serius klubnya dalam ambisi mempertahankan scudetto.
"Inter memilih pendekatan dengan tim yang lebih muda dan saya pikir itu cara tepat untuk melaju. Jika bisa mempertahankan konsistensi, mereka bisa menjadi ancaman besar sepanjang musim," ucap Buffon kepada reporter.
Tapi Inter jelas bukan satu-satunya klub yang bisa mengganjal langkah La Vecchia Signora.

"Napoli telah menemukan sistem dan gaya bermain yang pas, dan mereka juga memiliki skuat kelas satu."

"Lazio juga tengah menjalani musim eksepsional sejauh ini. Saya tak tahu tentang pelatih mereka [Vladimir Petkovic], tapi dia membuktikan dirinya cerdas dan kapabel menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, juga bisa berbicara bahasa kami dengan lebih baik ketimbang kebanyakan orang Italia."
Biar bagaimanapun, portiere nomor satu Gli Azzurri ini tetap optimistis pada akhirnya Juve tetap bisa sukses menjadi campeone Serie A lagi musim ini.
"Proses pertumbuhan kami, yang dimulai satu setengah tahun lalu, masih berlanjut. Dengan mengikuti strategi cermat, para direktur telah memperkuat tim di sepanjang bursa transfer musim panas lalu, jadi tak diragukan lagi kami akan mampu berjuang menyabet titel hingga akhir musim," papar Buffon.

Bidik Sime Vrsaljko


Sime Vrsaljko
Getty Images


Penampilan Sime Vrsaljko bersama Dinamo Zagreb dalam beberapa bulan terakhir berhasil mencuri perhatian raksasa Serie A Italia, FC Internazionale.

I Nerazzurri siap terlibat dalam pasar transfer untuk mendapatkan bek kanan menyusul kepergian Maicon ke Manchester City di musim panas lalu dan Jonathan dianggap gagal bersinar musim ini. Pemain usia 20 tahun, Vrsaljko dianggap sebagai pengganti ideal untuk Maicon.

Vrsaljko merupakan produk akademi Dinamo dan berkembang menjadi bagian penting tim inti juara Liga Kroasia sejak mengawali debut ofisial pada Februari 2010.

Vrsaljko sebelumnya sempat dikaitkan dengan Olympique Marseille, Valencia, Arsenal dan Manchester City dan Inter kini ikut dalam pengejaran tanda tangan pemain Kroasia tersebut.

Namun, Vrsaljko tidak akan didapat dengan mudah karena masih mengikat kontrak dengan klub Zagreb hingga Juni 2017 dan harganya ditaksir mencapai €8 juta. 

Rabu, 10 Oktober 2012

derby milik ku!


Andrea Stramaccioni - Inter

Pelatih FC Internazionale Andrea Stramaccioni mengaku sangat senang dengan kemenangan 1-0 yang diperoleh Nerazzurri atas AC Milan di laga derby Della Madonnina akhir pekan kemarin.

Inter memastikan kemenangan melalui sundulan Walter Samuel di awal babak pertama. Namun Inter harus bermain dengan sepuluh orang di babak kedua menyusul kartu merah yang diterima Yuto Nagatomo di babak kedua.

“Sungguh menyenangkan setelah memenangi derby di bawah kondisi yang sulit dengan hanya sepuluh pemain sepanjang babak kedua,” ujar Stramaccioni dilansir La Gazzetta dello Sport.

“Kemenangan seperti ini memiliki poin dua atau bahkan tiga kali lipat. Walau bermain dengan sepuluh orang, kami sangat bagus.”

“Kami berusaha menutup lini belakang dengan tiga pemain. Formasi ini lebih memberikan keseimbangan kepada tim, dan saya beruntung punya 25 pemain dalam level yang tinggi.

Senin, 08 Oktober 2012

kartu merah pertama youtos!


It's now eleven vs. ten at the San Siro, as Inter Milan hope that their slender 1-0 lead won't be erased by Yuto Nagatomo's sending-off.

Tak ada alasan buat WCmelon!


FC Internazionale meraih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan dalam Derby Della Madonnina yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Senin (8/10) dini hari WIB.

Gol tunggal dicetak Walter Samuel lewat sundulan kepala pada menit keempat.

Dengan kemenangan ini, Nerazzurri berhasil masuk ke posisi empat besar dengan mengumpulkan 15 poin dari tujuh pertandingan, hanya kalah selisih gol dari Lazio di peringkat ketiga. Sementara Rossoneri harus tertahan di peringkat ke-11 dengan baru mengumpukan tujuh poin.

Babak Pertama

FC Internazionale tampil cukup bagus di awal babak pertama. Mereka langsung menggebrak pertahanan lawan. Terbukti dengan gol cepat yang dicetak Walter Samuel pada menit keempat usai menerima tendangan bebas Esteban Cambiasso. Sambil menjatuhkan diri, Samuel menyambar umpan itu dengan sundulan kepala.

Tertinggal, AC Milan berusaha mengejar gol, namun tetap saja beberapa kali usaha mereka mengurung pertahanan lawan mampu dimentahkan.

Tekanan justru dilancarkan Inter. Cassano men-dribble bola dan berusaha mengatasi perlawanan Daniele Bonera, namun gagal memenuhi target. Giliran Milito yang melepaskan sepakan ke arah gawang, yang masih mampu diblok pemain bertahan lawan.

Pada menit ke-17, Bonera berusaha memanfaatkan bola rebound hasil sepakan salah seorang pemain Inter atas situasi sepak pojok. Sepakannnya masih menjauh dari gawang sehingga terbuang sia-sia. Lima menit berselang giliran El Shaarawy yang memiliki peluang. Menerima umpan matang, dengan sekali memutar badan, ia melepaskan tendangan keras, namun masih bisa ditangkap Samir Handanoviç.

Milan terus berusaha menggempur pertahanan lawan. Kerjasama apik sempat diperagakan Bojan, El Shaarawy, dan Urby Emanuelson. Namun, tetap saja gol belum kunjung datang.

Kevin-Prince Boateng bahkan memiliki peluang emas pada menit ke-36. Tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Handanovic, pemain asal Ghana itu justru mengarahkan bola dengan baik. Sepakannya masih melebar di sisi gawang.

Tiga menit kemudian, Boateng mampu menyarangkan bola ka gawang Christian Abbiati. Namun, wasit menganulir karena Emmanuelson sudah lebih dahulu melakukan pelanggaran.

Jelang babak pertama akan berakhir, AC Milan terus mengurung pertahanan lawan. Emmanuelson melakukan pergerakan berbahaya ke dalam kotak penalti. Ia kemudian berusaha mengirim umpan kepada El Shaarawy, namun sudah ada Andrea Ranocchia yang menghalau bola. Bojan juga sempat melepaskan shooting, namun masih bisa dimentahkan Handanovic.

Pertandingan babak pertama berlangsung cukup keras, terbukti dengan empat kartu kuning yang keluar dari saku wasit ‬ P. Valeri‎, masing-masing untuk Boateng, Philippe Mexes, Nigel De Jong (AC Milan), dan Yuto Nagatomo (Inter).

Babak Kedua

Kerugian didapat FC Internazionale pada menit ke-47 karena Nagatomo harus diusir dari lapangan usai mendapat kartu kuning kedua akibat melakukan handball saat ingin menghalau bola sundulan El Shaarawy. 

Keunggulan jumlah pemain ingin dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kubu AC Milan. Montolivo melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun bola maish melambung tinggi di atas mistar gawang.

Pada menit ke-63, sebuah peluang berbahaya mengancam pertahanan Inter. Diawali dengan pergerakan Bojan di sisi kanan kotak penalti yang melepaskan umpan ke depan gawang, bola sempat disundul Ranocchia. Bola mengarah kepada Boateng yang kemudian melepaskan tendangan menggunting dengan atraktif. Bola tidak mengarah langsung ke gawang, namun lebih dahulu memantul ke tanah dan melambung di udara. Peluang terbuang sia-sia.

Tiga menit kemudian, Montolivo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola sempat ditepis Handanovic dan mengarah kepada Bojan. sang striker justru terjatuh saat akan menggiring bola sehingga mampu dikuasai sang kiper.

Inter tampaknya lebih ingin menjaga keunggulan gol dengan pola permainan defensif. Setelah sebelumnya menarik Cassano dan memasukkan Alvaro Pereira, Stramaccioni juga kemudian menarik Milito dan memasukkan  Rodrigo Palacio.

AC Milan sendiri juga melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor serangan tim. El Shaarawy ditarik keluar, sementara Giampaolo Pazzini dimasukkan. Sebelumnya  Mattia De Sciglio ditarik keluar untuk memberi ruang buat Robinho.

Kemelut terjadi pada menit ke-79. Pazzini berusaha menjangkau bola kiriman Boateng, namun ia harus berduel Ranocchia. Sejurus kemudian, Pazzini juga harus berduel dengan Handanovic dalam perebutan bola di udara. 

Dua menit kemudian, insiden terjadi di kotak penalti. Pazzini melakukan penguasaan bola yang cukup bagus di dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan cerdik kepada Robinho, namun pemain asal Brasil itu justru terjatuh saat dikawal pemain lawan. Para pemain AC Milan menganggap terjadi pelanggaran sehingga mereka layak mendapat hadiah penalti. Namun, wasit tetap pada pendiriannya. Pazzini justru mendapat kartu kuning karena dianggap melakukan proses secara keras.

Gawang Inter kembali terancam. Sebuah umpan terukur Emanuelson dari sisi kiri lapangan mengarah gawang, namun Handanovic dengan sigap mampu menangkap bola dengan baik. Beberapa saat kemudian, Montolivo melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun sempat membentur kaki Walter Samuel dan berbuah sepak pojok untuk Milan.

Saat pertandingan sudah memasuki masa injury time, Robinho berhasil menerima umpan Mario Yepes dan meliuk-liuk untuk melewati Handanovic, namun ia justru terjatuh dan sudah berada dalam posisi off-side.

Selain mengeluarkan kartu merah untuk Nagatomo, wasit juga memberikan empat kartu kuning di babak kedua ini, masing-masing untuk Pazzini, Montolivo, Yepes (AC Milan) dan Ranocchia (Inter).

Hingga pertandingan berakhir, AC Milan tetap tidak bisa mencari gol penyama kedudukan dan harus puas dengan kekalahan keempat mereka di awal musim ini.

Ikuti jalannya pertandingan AC Milan kontra FC Internazionale secara LIVE di GOAL.com Indonesia!

Milan Starting XI (4-2-3-1): Abbiati; Bonera, Mexes, Yepes, De Sciglio; Montolivo, De Jong; Emanuelson, Boateng, El Shaarawy; Bojan. 

Sub.: Amelia, Abate, Zapata, Acerbi, Antonini, Ambrosini, Flamini, Nocerino, Constant, Robinho, Niang, Pazzini. 

FC Internazionale Starting XI (3-4-1-2): Handanovic; Ranocchia, Samuel, Juan Jesus; J. Zanetti, Gargano, Cambiasso, Nagatomo; Coutinho; Cassano, Milito.  

Subs.: Castellazzi, Belec, Silvestre, Johnatan, Bianchetti, Mudingayi, Obi, Pereira, Duncan, Guarin, Palacio, Livaja.

Minggu, 07 Oktober 2012

inter favorite kan juara!

Milan-Inter preview - serie a

Masih adakah gengsi di derby Milano akhir pekan ini? Jika pertanyaan tersebut didasarkan pada jumlah penonton yang akan menyaksikan secara langsung laga itu, maka jawabannya mungkin tidak sesuai harapan.

Pasalnya, hingga hari ini, tiket yang terjual masih 50 ribuan. Padahal kapasitas San Siro mencapai lebih dari 80 ribu.

Minimnya keinginan fans menyaksikan langsung derby Milano tak bisa dilepaskan dari buruknya performa dua tim kota mode Milan tersebut. Sejauh ini, keduanya masih bercokol di papan tengah klasemen Serie A Italia dengan poin yang seadanya. Belum lagi masalah krisis finansial yang dihadapi hampir semua orang di Italia. 

Tapi bila berbicara gengsi laga tersebut, nilainya tetap tinggi. Rivalitas Milan dan Inter tak bisa dirusak hanya karena minimnya jumlah penonton atau krisis finansial yang terjadi di Eropa, khususnya Italia.

Laga tersebut juga berarti besar bagi keduanya, mengingat Milan dan Inter tak butuh hanya sekadar gengsi, tapi juga tiga angka guna memperbaiki posisi di klasemen.

Untuk komposisi pemain, Milan masih harus bermain tanpa Alex Pato, Didac Vila, Sulley Muntari, Djamel Mesbah dan Francesco Acerbi.

Sementara Inter tak bisa diperkuat Wesley Sneijder, Rodrigo Palacio dan Dejan Stankovic.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
AC MILAN

Abbiati
De Sciglio, Bonera, Zapata, Antonini

De Jong, Ambrosini
Nocerino
, El Shaarawy, Emanuelson
Pazzini
INTER

Handanovic
Ranocchia, Samuel, Juan
Zanetti, Gargano, Guarin, Pereira, Nagatomo

Milito, Cassano

Prediksi AC Milan vs Inter Milan


Dari 44 pertemuan terakhir kedua tim, AC Milan memenangkan 18 pertandingan, 10 kali seri, dan 16 kali kalah.
- Pertandingan terakhir antara kedua tim berakhir dengan skor 4-2.
-HattrickMilito, dan satu gol dari Maicon membuat Inter Milan menang dengan skor 4-2, meski Ibrahimovic sempat mencetak dua gol untuk memperkecil ketertinggalan.
- AC Milan baru mengalami satu kekalahan di lima pertandingan terakhirnya, mereka memenangkan dua pertandingan, dua kali seri, dan satu kali kalah.
- Inter Milan sendiri mendapatkan tiga kemenangan, satu kali seri, dan satu kali kalah di lima pertandingan terakhirnya.
- AC Milan berhasil mengalahkan tuan rumah Zenit di Liga Champion dengan skor 2-3 di pertandingan terakhir mereka.
- Sedangkan Inter Milan meraih kemenangan di kandang Neftci dengan skor 1-3 di pertandingan terakhir Inter Milan.
- El Shaaraway saat ini menjadi topskor andalan AC Milan dengan total empat gol, sedangkan Cassano menjadi topskor Inter Milan dengan perolehan yang sama, empat gol.
- Inter Milan saat ini berada diposisi ketiga dengan point 12 dari enam pertandingan. Memenangkan empat pertandingan, dan dua kali kalah.
- Sedangkan AC Milan masih berada diposisi ke-11 dengan point tujuh dari enam pertandingan. Mereka baru memenangkan dua pertandingan, satu kali seri, dan tiga kali kalah.
- Inter Milan sejauh ini telah mencetak sepuluh gol, dan baru kemasukkan enam gol di enam pertandingan terakhirnya.
- AC Milan sendiri baru bisa mencetak tujuh gol dan sudah kemasukkan enam gol di enam pertandingan terakhir mereka.
- Musim lalu AC Milan selalu kalah ketika menghadapi Inter Milan, mereka kalah dengan skor 0-1, dan juga 4-2.
- Di lima pertemuan terakhir kedua tim, kedua tim tidak pernah bermain imbang.

Head 2 Head :

7 Mei 2012 : Inter Milan 4-2 AC Milan (Serie A)
16 Jan 2012 : AC Milan 0-1 Inter Milan (Serie A)

5 Pertandingan terakhir AC Milan :

3 Okt 2012 : Zenit 2-3 AC Milan (Liga Champions)
29 Sep 2012 : Parma 1-1 AC Milan (Serie A)
27 Sep 2012 : AC Milan 2-0 Cagliari (Serie A)
23 Sep 2012 : Udinese 2-1 AC Milan (Serie A)
19 Sep 2012 : AC Milan 0-0 Anderlecht (Liga Champions)

5 Pertandingan terakhir Inter Milan :

5 Okt 2012 : Neftci 1-3 Inter Milan (Europa League)
1 Okt 2012 : Inter Milan 2-1 Fiorentina (Serie A)
27 Sep 2012 : Chievo 0-2 Inter Milan (Serie A)
23 Sep 2012 : Inter Milan 0-2 Siena (Serie A)
21 Sep 2012 : Inter Milan 2-2 Rubin Kazan (Europa League)

Prediksi AC Milan vs I Milan Starting XI :

AC Milan :
Kiper : Abbiati
Abate – Bonera – Zapata – Antonini
Emanuelson – de Jong – Montolivo – El Shaarawy
Boateng
Pazzini
Pelatih : Max. Allegri
Inter Milan :
Kiper : Handanovic
Ranocchia – Samuel – Juan
Nagatomo – Gargano – Cambiasso – Zanetti – Coutinho
Milito – Cassano
Pelatih : A. Stramaccioni

Kamis, 04 Oktober 2012

Javier Zanetti Hanya Ingin Nikmati Derby Della Madonnina

Javier Zanetti - Celebrating

Di usia yang sudah 39 tahun, ini mungkin menjadi musim terakhir bagi Javier Zanetti melakoniDerby della Madonnina bersama FC Internazionale. 

Namun, Il Capitano asal Argentina itu menolak memikirkan kemungkinan derby akhir pekan ini akan menjadi salah satu yang terakhir buat dia. 

"Saya tak berpikir itu bisa menjadi salah satu derby terakhir saya. Saya hanya menikmati momen ini," ujar Zanetti kepada Sky Sport Italia. 

"Ini laga penting tanpa ada favorit. Apa yang bisa saya katakan adalah kami ada dalam kondisi bagus dan membangun tim yang bisa bertahan lama dan sangat sukses."

"Dan tentu, memenangi derby akan memberikan kami kepercayaan diri akan kemampuan sendiri," lanjutnya. 
 
Template by : Anas Anshori Template | copyright@ 2014 | Design by : anaz10zack